Narsis Termasuk Gangguan Kepribadian

Netsains.Com – Pernahkah Anda narsis?  Di hadapan teman-teman Anda mungkin, atau sang pacar barangkali? Sekedar sharing ilmu saja. Tulisan ini akan memaparkan pengalaman penulis ketika tadi pagi (12/12) mengikuti perkuliahan di kelas abnormal klinis.
***
Narsis  ternyata juga masuk dalam gangguan kepribadian. Tepatnya gangguan kepribadian narsistik . Anda boleh tidak percaya dan barang kali, memang perlu sebuah bukti ilmiahnya.

Bagi orang psikologi, pasti tidak asing lagi dengan yang namanya Buku pegangan PPDGJ dan DSM IV-TR. Dalam buku tersebut dijelaskan, adanya aksis II yaitu gangguan kepribadian. Diantara sekian macam gangguan kepribadian, ternyata terdapat satu gangguan yang mungkin seseorang tidak menyadari akan adanya gangguan tersebut dalam dirinya. Yaitu narcissistic personality disorder (gangguan kepribadian narsistik).

Dalam buku Essentials Abnormal Psychology karya V. Mark Durand dan David H. Barlow, dijelaskan bahwa gangguan kepribadian narsistik adalah gangguan yang melibatkan pola pervasive dari grandiosities dalam fantasi atau perilaku; membutuhkan pujian dan kurang memiliki empati.

Orang-orang yang menilai “tinggi” dirinya sendiri – bahkan melebih-lebihkan kemampuan riil mereka dan menganggap dirinya berbeda dengan orang lain, serta pantas menerima perlakuan khusus, merupakan perilaku yang sangat ekstrem.
Dalam mitologi Yunani, Narcissus adalah seorang pemuda yang menolak cinta Echo dan sangat terpesona dengan keelokannya sendiri. Ia menghabiskan waktunya untuk mengagumi bayangan dirinya yang tercermin di danau. Para psikoanalis, termasuk Freud, menggunakan istilah narcissistic untuk mendeskripsikan orang-orang yang menunjukkan bahwa dirinya orang penting secara berlebih-lebihan dan yang terokupasi dengan keinginan mendapatkan perhatian (Cooper dan Ronningstam, 1992).

Deskripsi Klinis
Penderita gangguan kepribadian narsistik memiliki perasaan yang tidak masuk akal bahwa dirinya orang penting dan sangat terokupasi dengan dirinya sendiri sehingga mereka tidak memiliki sensivitas dan tidak memiliki perasaan iba terhadap orang lain (Gunderson, Ronningstam, dan Smith, 1995). Mereka membutuhkan dan mengharapkan perhatian khusus. Mereka juga cenderung memanfaatkan dan mengeksploitasi orang lain bagi kepentingannya sendiri serta hanya sedikit menunjukkan sedikit empati. Ketika dihadapkan pada orang lain yang sukses, mereka bisa merasa sangat iri hati dan arogan. Dan karena mereka sering tidak mampu mewujudakan harapan-harapannya sendiri, mereka sering merasa depresi.

Menurut DSM IV-TR, kriteria gangguan kepribadian narsistik yaitu, pandangan yang dibesar-besarkan mengenai pentingnya diri sendiri, arogansi, terfokus pada keberhasilan, kecerdasan, kecantikan diri, kebutuhan ekstrem untuk dipuja, perasaan kuat bahwa mereka berhak mendapatkan segala sesuatu, kecenderungan memanfaatkan orang lain, dan iri kepada orang lain.

Penyebab dan Penanganan
Beberapa penulis, termasuk Kohut (1971, 1977), percaya bahwa gangguan kepribadian narsistik muncul dari kegagalan meniru empati dari orang tua pada masa perkembangan awal anak. Akibatnya, anak tetap terfiksasi di tahap perkembangan grandiose. Selain itu, anak (dan kelak setelah dewasa) menjadi terlibat dalam pencarian, yang tak berkunjung dan tanpa hasil, figure ideal yang dianggapnya dapat memenuhi kebutuhan empatiknya, yang tak pernah terpenuhi.

Treatment research sangat terbatas, baik dalam hal jumlah studi maupun laporan tentang kesuksesannya (Groopman dan Cooper, 2001). Bila terapi dicobakan pada individu-individu ini, terapi itu sering kali difokuskan pada grandiositas, hipersensivitas terhadap evaluasi orang lain, dan kekurangan empati terhadap orang lain (Beck dan Freeman, 1990). Terapi kognitif diarahkan pada usaha mengganti fantasi mereka dengan focus pada pengalaman sehari-hari yang menyenangkan, yang memang benar-benar dapat dicapai. Strategi coping seperti latihan relaksasi digunakan untuk membantu mereka mengahadapi dan menerima kritik. Membantu mereka untuk memfokuskan perasaannya terhadap orang lain juga menjadi tujuannya. Karena penderita gangguan ini rentan mengalami episode-episode depresif, terutama pada usia pertengahan, penanganan sering dimulai untuk mengatasi depresinya. Tetapi, mustahil untuk menarik kesimpulan tentang dampak penanganan semacam itu pada gangguan kepribadian narsistik yang sesungguhnya.

Sumber Tulisan:
Anonim. 2009. Handout Psikologi : Gangguan Kepribadian. Yogyakarta: Tidak diterbitkan
Durand, V. Mark dan David H. Barlow. 2006. Essentials Abnormal Psychology. Yogyakarta: Pustaka Pelajar
Kartono, Dr. Kartini dan Dali Gulo.2003. Kamus Psikologi. Bandung: Pionir Jaya
Muslim, Dr. Rusdi Editor. 2002. Buku Saku Diagnosis Gangguan Jiwa Rujukan Ringkas dari PPDGJ III. Jakarta: Tidak Ada Penerbit

Iklan

GREAT BARRIER REEF

GREAT BARRIER REEF (Karang Penghalang Besar) adalah sistem terumbu karang terbesar dunia yang terdiri dari – perkiraan kasar – sekitar 3.000 karang dan 900 pulau, yang membentang sepanjang 2.600 km. Karang ini berlokasi di Laut Koral, lepas pantai Queensland di timur laut Australia. Sebagian besar wilayah karang ini termasuk bagian yang dilindungi oleh Taman Laut Karang Penghalang Besar (Great Barrier Reef Marine Park).

Karang Penghalang Besar (KPB) dapat dilihat dari luar angkasa dan kadang disebut sebagai organisme tunggal terbesar di dunia. Pada kenyataannya, ia terbentuk dari berjuta organisme kecil, dikenal dengan sebutan polip koral (coral polyp). KPB dipilih sebagai sebagai salah satu Situs Warisan Dunia UNESCO pada tahun 1981.

Kekayaan biodiversitasnya, perairannya yang hangat dan jernih, serta aksesibilitas dari fasilitas terapung yang disebut live aboards, membuat karang ini menjadi tujuan pariwisata yang sangat populer, terutama bagi para penyelam scuba. Banyak kota di sepanjang pesisir pantai Queensland yang menawarkan wisata laut ke karang ini setiap harinya. Beberapa pulau kontinental juga telah berubah fungsi menjadi resort. QLD Great Barrier Reef 058

SBY-Boediono Menang Telak di Survei Facebook

sby-berbudiTak cuma survei Lembaga Survei Indonesia (LSI) saja yang memenangkan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dalam Pilpres 2009, ternyata suara SBY juga melejit lewat polling di jejaring sosial Facebook. Dalam polling tersebut, seperti dikutip detikcom, Kamis (11/6/2009), SBY-Boediono memimpin dengan perolehan suara 66.570 pemilih. Dilanjutkan dengan pasangan JK-Wiranto dengan dukungan 12.815 pemilih. Sementara Pasangan Mega-Prabowo harus puas dengan bertengger di urutan buncit dengan memperoleh suara sekitar 7.720 pendukung. Pemilih yang berpartisipasi dalam polling ini profilenya akan terpampang dalam polling tersebut. Pemilih juga bisa memberikan komentar dalam polling di FB tersebut. Pemilih SBY-Boediono rata-rata memuji dua pasangan yang sama-sama berasal dari Jawa Timur itu. “Lanjutkan Pak SBY, Hidup SBY,” demikian komentar pemilih SBY-Boediono.

Wow, Pelajar Berhasil Bukukan Wikipedia


London – Tahun lalu situs ensiklopedi Wikipedia sempat dibuat format buku oleh perusahaan Jerman, Bertelsmann dengan ketebalan sekitar 1000 halaman. Bertelsman sendiri adalah perusahaan multinasional yang menghasilkan berbagai macam produk media massa.

Dan kini sebuah langkah serupa telah dilakukan, namun hebatnya kali ini diwujudkan oleh perorangan saja. Rob Matthews, seorang pelajar graphic design berusia 22 tahun dari Nroghton, Sussex, Inggris-lah yang sukses melakukan hal ini.

Bayangkan bagaimana ia berusaha sendiri menyeleksi artikel-artikel yang ada di Wikipedia menjadi 437 artikel feature yang ia pandang sebagai yang terbaik yang pernah ditawarkan Wiki, kemudian menjilidnya dan menjadikannya sebuah buku.

“Sungguh sangat sulit memproduksinya, terjadi sedikit percobaan dan kesalahan saat tiba waktunya untuk proses penjilidan, karena aku tidak pernah mencoba untuk membuat buku dengan skala sebesar itu sebelumnya,” ujar Matthew yang dilansir detikINET dari Telegraph, Rabu (17/6/2009).

“Beberapa alat yang biasa digunakan tidak bisa mengatasi hal ini,” tambahnya lagi.

Namun akhirnya berbagai kendala berhasil ia lewati. Sebuah buku Wikipedia dengan 5.000 halaman dan ketebalan yang mencapai lutut kaki orang dewasa sukses diciptakan dalam waktu 2 minggu.

Gara-gara aksinya itu, komentar-komentar positif berhasil dituai Matthew sehingga ia berharap, suatu saat ia bisa menjual buku ‘luar biasa’nya itu.